Jumat, 28 Februari 2014

Dalam setiap harinya berapa kejadian seneng ataupun sedih yang sudah kita lalui? Pernah terhitung gak? ohya sudah pasti tidak ya, buat apa dihitung, aku juga gak pernah ngitungin. Tapi setiap kita seneng atau sedih pernah ga sih terucap beberapa kalimat Allah yang buat kalian jadi lebih tenang dan yang tadinya sedih jadi sedikit berkurang, atau engga kalo kalian sedih pernah ga sih kalian ngadunya sama Allah? Bukan cuma sama temen doang loh ya kalau mau curhat, sama Allah pun bisa kok.
Malah kalo kita curhatnya sama Allah, perasaan tuh lebih plong walau Allah tak bisa memberi saran secara langsung tapi Dia sebenarnya membisikkan lewat hati manusia. Hanya saja kebanyakan dari kita justru selalu terbukanya sama temen dan jadi tertutup sama Allah. Emang kalian pikir Allah tempat berdoa saja? Allah juga tempatnya cerita dan Allah tuh Pendengar yang paling setia yang gak pernah bilang bosen kalo kita cerita itu lagi, itu lagi.. Karena sifat Allah itu Maha Pendengar.
Yuk mulai sekarang, kita lebih berbagi sama Allah supaya Allah juga bisa berbagi sama kita. Inget Allah bukan hanya temapt meminta tapi juga tempatnya berbagi cerita loh ya:) ^,^
Cinta kata orang cinta itu anugerah. Tapi kenapa masih ada orang yang harus tersakiti karenanya?
Cinta itu katanya indah tapi mengapa harus selalu diiringi oleh tangisan? 
Cinta itu katanya wow banget deh buat dibahas terus dan gak pernah bosen, tapi kenapa masih ada orang yang cerita kalo aku bosen sama dia? udah gak cinta dan sebagainyalah katanya.
Cinta itu katanya kenangan terindah, kalo indah kenapa harus selalu disesali diakhir?
Cinta itu katanya penyatu anatara dua orang yang saling cinta tapi kenapa cinta juga pemisah antara dua orang tersebut?
Cinta itu kadang disalah artikan dan kebanyakan orang tidak tahu hakikat cinta yang sebenanya. 
Kalian yang selalu beranggap seperti diatas harusnya anggapan kalau itu hanyalah untuk Allah, yang cintanya itu anugerah, indah yang wow banget nikmatNya dan indah sampai diakhirat dan menyatukan kalian dengan Allah dengan Sang Maha Cinta yang Paling Agung.
Andai Kutahu Apa Itu

Aku masih terjaga sampai tengah malam, walau mataku mengantuk tapi tidak pada diriku. Sepertinya ada yang aneh padaku, mengapa aku masih terus memikirkanmu yang jelas jelas kamu tak oernah memikirkan aku? mengapa aku masih dengan pedenya menyembunyikan perasaan ini yang memang tak seharusnya kamu tahu.
Bukankah aku dan kamu hanya dapat bertemu seminggu sekali? dan setiap pertemuan itulah timbul tanya besar pada diriku. Saat aku melihatmu aku hanya dapat berkata apa yang aku rasakan? seperti apa rasanya? aku masih terus dan mencoba berulang ulang tentang perasaan itu. aku mencoba mengidentifikasi keanenhan itu tapi sayangnya tak kutemukan jawabannya.
Aku selalu heran dengan diriku saat pertemuan itu datang malamnya aku tak pernah bisa tidur, dan selalu terbayang dirimu saja. Lagi dan lagi aku mulai bertanya pada diriku terutama hatiku. Sebenarnya apa yang terjadi? mengapa rasanya begitu abstrak sampai aku tak tahu perasaan apa itu. yang aku tahu bahwa aku selalu memperhatikanmu dalam diamku, dalam setiap pertemuan kita. Aku tak pernah bisa secara langsung menatapmu, aku takut, sungguh dan jujur aku takut. aku hanya dapat memperhatikanmu dalam diamku.
Apakah kamu pernah merasa jika aku selalu memperhatikanmu? ah mungkin tidak. Tak ada yang perlu dirasa olehmu, karena bagimu itu tak penting bukan? maka lupakanlah. Tapi tidak untukku, itu penting. penting karena aku ingin tahu ada apa sebenarnya dengan perasaanku.
Saat malam seperti itu, aku hanya diam dan terus menerka bagaimana perasaanku, tapi masih tidak terdeteksi. Ku paksakan untuk memejamkan mata tapi tak bisa. Aku bangun dan terjaga lagi, masih terus dengan bayangan mu yang memutar diotak kepalaku seperti kaset yang tak pernah bosan diputar. Begitu seterusnya, berputar seiring dengan berjalannya waktu, kadang aku bertanya kenapa bayanganmu selalu berputar disekitarku, apakah kamu punya lintasan tersendiri dalam memutarinya. Apakah lintasanmu sama dengan lintasan bumi atau bulan? entah lah sampai sekarang itu masih tanda tanya besar padaku..
Seandainya kamu tahu kalau aku selalu memperhatikanmu mungkin kamu akan lebih memberi jarak untuk kita bertemu.. Maaf dan maafkan aku..

Dari Pemerhati Rahasiamu

Selasa, 18 Februari 2014

puisi cinta

Kesabaran Cinta
 
Cinta itu kesabaran
Sabar untuk menunggu
Sabar untuk memahami maknanya
Sabar untuk mengerti sifatnya
Sabar untuk membiarkannya mengejar perempuan lain,
sebelum ia benar - benar ditakdirkan untuk kita
Sabar untuk menyimpan perasaan itu
Sabar untuk menunggu apakah ia akan datang ke rumah,
dalam rangka melamar
Sabar untuk sebuah hubungan baru
Sabar untuk siap senang dan sedih
Dan Sabar untuk janji kebahagiaan dari Allah :)
Jadi, cinta itu sebuah kesabaran yang menunggu kebahagiaan..